Rabu, 04 Januari 2012

Doa Seorang Hamba

Ya Allah, Sesungguhnya orang-orang mengagungkan nasab mereka dan membanggakan keturunan mereka, sedangkan keagungan dan kebanggaan ku hanya kepada-Mu
Ya Allah, Sesungguhnya mereka mengumpulkan uang dan menumpuk harta, sedangkan harta simpanan dan warisan ku adalah agama-Mu dan ilmu yang Kau berikan kepada ku, cukupkanlah aku sehingga hanya bergantung kepada-Mu.
Ya Allah, Sesungguhnya manusia saling memuji, menyanjung dan mengangkat derajat mereka. Sedangkan pujian, sanjungan dan rasa hormat ku hanya untuk-Mu. Ya Allah, sesungguhnya mereka membalas orang yang memujinya dengan predikat dan lencana, pemberian atau hadiah. Ya Allah, jadikanlah aku lebih banyak mendapatkan predikat, lencana, pemberian dan hadiah-Mu daripada mereka.
 Ya Allah, ku telah melihat kepala-kepala tunduk dan sujud kepada selain-Mu, dan mulut-mulut menyucikan manusia, maka aku marah dan gelisah karenanya. Hanya kepada-Mu ku menundukan kepala, meletakan dahi diatas tanah dan merendahkan pudak ku.
Ya Allah, jadikanlah kepedihanku sebagai hiburan, balasakan kesedihanku dengan kebahagiaan dan rasa aman dari ketakutan.    
Ya Allah, dinginkan gelora hati dengan salju keyakinan, padamkan nyala jiwa dengan dengan air keimanan.
Hati ku ini ibarat tanah yang sudah gersang, hanya kembali kepada-Mu hati ini akan kembali tenang. Ya Allah ajari aku untuk mengenal-Mu kembali, asuh aku dekat dengan-Mu lagi, selimuti aku dengan sutra kasih sayang-Mu. Seandainya esok bukan milik ku lagi dan mata ku pun tak pasti akan terbuka lagi, hanya Rahmat dan Maghfirah-Mu yang ku harapkan……… Amiiin Ya Rabbi……

Biodata Iblis

Nama                               :  Iblis
Keluarga                           : Thagut
Tingkatan                          : Penjahat terbesar
Jalan hidup                        : Berkelok dan Patah
Rambu (tanda)                  : Fatamorgana dan tipuan
Pakaian seragam               : Senua warna, seperti Bunglon
Istri di dunia                      : Perempuan yang pamer aurat dan telanjang
Negeri                              : Hati orang-orang yang lalai
Tempat yang Abadi           : Neraka Jahanam, seburuk-buruk tempat kembali
Distrik                              : Tempat yang tidak disebutkan nama Allah
Modal                              : Angan-angan
Motto dalam      
menjalankan tugas             : Kemunafikan sebagai puncak moral
Orang yang dicintai            : Orang yang lalai dari mengingat Allah
Orang yang dibenci           : Orang Bertakwa
Awal kemunculan              : Ketika enggan bersujud kepada Nabi Adam
Sahabat terdekat               : Orang-orang Munafik
Tulisan                              : Tato
Ruang operasional             : Tempat-tempat bernajis dan tempat Maksiat
Sumber rezeki                   : Harta yang haram
Pelayanan                          : Menyurh kepada yang Mungkar
Printah                               : Kepada yang Keji
Agama                               : Kafir
Jabatan                              : Pimpinan umum orang-orang yang tersesat
Masa pelayanan                 : Hingga hari Kiamat
Upah                                 : Dosa
Password                          : "Aku" Sebagai kalimat orang2 yang sombong
Yang membuatnya
menangis                           : Ketika seorang Hamba sujud


óOs9r& ts? !$¯Rr& $uZù=yör& tûüÏÜ»uФ±9$# n?tã tûï͍Ïÿ»s3ø9$# öNèdàss? #xr& ÇÑÌÈ  
tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma'siat dengan sungguh-sungguh? (Qs, Al Maryam 83)
¨bÎ) ÏŠ$t6Ïã }§øŠs9 šs9 óOÎgøŠn=tæ Ö`»sÜù=ß 4 4s"x.ur y7În/tÎ/ WxÅ2ur ÇÏÎÈ  
"Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, kamu (Iblis) tidak dapat berkuasa atas mereka. dan cukuplah Rabb-mu sebagai Penjaga" (Qs, Al Israa 65)

Sejarah Al Qur'an



Sebuah Mushaf terakhir Abad pertama atau awal abad kedua hijrah

ÇÒÈ    
“ Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”(Qs, Al Hijr 09)
.  Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam Sebagai Guru Al-Qur'an

Sebagian kitab suci Al-Qur'an diturunkan di Mekah; imam as-Suyuti mendaftar urutan terperinci tentang surah-surah yang diturunkan. Al-Qur'an dapat bertindak sebagai alat petunjuk bagi jiwa yang kalut di mana terbukti kehidupan seorang penyembah patung berhala akan selalu merasa tidak puas, pengembangannya yang awalnya melakukan penindasan terhadap masyarakat Muslim menyebabkan mereka mengadakan kontak dengan Nabi Muhammad.
·         Orang pertama di luar jalur keturunan keluarga Nabi Muhammad yang masuk Islam adalah Abu Bakr. Nabi Muhammad mengajak masuk Islam dengan membaca beberapa ayat Al-Qur'an.
  • Kemudian Abu Bakr membawa teman-teman terdekat menemui Nabi Muhammad, seperti `Uthman bin ‘Aff-an, `Abdur-Rahman bin 'Auf, az­Zubair bin al-‘Awwam, Talha, dan Sa'd bin Abi Waqqas. Nabi Muhammad mengenalkan agama baru dengan membacakan ayat-ayat AI­Qur'an dan yang menyebabkan mereka masuk Islam.
  • Abu ‘Ubaidah, Abu Salama, `Abdullah bin al-Arqam dan ‘Uthman bin Maz'zun menemui Nabi Muhammad bertanya tentang hal ihwal Islam. Nabi Muhammad menjelaskan dengan membaca Al-Qur'an dan kemudian mereka menerima Islam.
  • Ketika ‘Utba bin Rabi'a pergi menemui Nabi Muhammad membawa usulan atas nama orang Quraish, menawarkan rayuan dengan harapan ia dapat meninggalkan misinya, Nabi Muhammad dengan sabar menunggu sebelum ia menjawab dan kemudian berkata, "Sekarang dengarkan ucapan saya," dan kemudian la membaca beberapa ayat sebagai respons terhadap tawaran mereka.
  • Beberapa orang Kristen dari Ethiopia mengunjungi Nabi Muhammad ke Mekah menanyakan tentang Islam. Beliau menjelaskan pada mereka dengan membaca Al-Qur'an dan mereka masuk Islam.
  • As'ad bin Zurara dan Dhakwan pergi dari Madinah ke Mekah menemui ‘Utba bin Rabi'a tentang persaingan kehormatan ketika mereka mendengar berita Nabi Muhammad. Mereka berkunjung dan mendengar bacaan AI-Qur'an, dan akhirnya masuk Islam.
  • Sewaktu musim haji Nabi Muhammad menemui delegasi dari Madinah. Beliau menjelaskan tentang rukun Islam dan membaca beberapa ayat Al-­Qur'an. Semuanya masuk Islam.
  • Pada bai'ah ‘aqabah kedua Nabi Muhammad, lagi-lagi, membaca Al-Qur'an
  • Nabi Muhammad membaca untuk Suwaid bin Samit di Mekah.
  • ‘Iyas bin Mu'adh menuju Mekah mencari aliansi kekuatan dengan pihak Quraish. Nabi Muhammad mendatangi dan membacakan AI-Qur'an.
  • Rafi bin Malik al-Ansari merupakan orang pertama yang membawa Sarah Yusufke Madinah.  
  • Nabi Muhammad mengajarkan pada tiga orang sahabat tentang Sarah Yunus, Taha, dan Hal-ata secara berurutan.
  • Ibn Um Maktum menemui Nabi Muhammad meminta beliau membaca Al-Qur'an.

ii. Para Sahabat Sebagai Guru
  • Ibn Ma'ud adalah orang pertama dari sahabat yang mengajarkan Al-Qur'an di Mekah.
  • Khabbab mengajar AI-Qur'an pada Fatima (saudara perempuan 'Umar bin Khattab) dan suaminya, Sa`id bin Zaid.
  • Mus'ab bin 'Umair dikirim oleh Nabi Muhammad ke Madinah sebagai guru mengaji Al-Qur'an.


iii. Hasil Kebijaksanaan Pendidikan pada Periode Mekah
 
Arus kegiatan pendidikan di Mekah berjalan tanpa dapat- dihalangi kendati berhadapan dengan berbagai hambatan dan siksaan yang dikenakan secara paksa dari masyarakat; sikap tegas merupakan bukti yang meyakinkan akan keterikatan dan rujukan mereka terhadap Kitab Allah. Para sahabat selalu menanamkan ayat-ayatnya pada kabilah mereka melewati batas lembah kota Mekah yang dapat memperkuat tumbuhnya keislaman sebelum berhijrah ke Madinah. Berikut adalah beberapa contoh yang mereka lakukan:
  • Saat Nabi Muhamamd sampai ke Madinah, beliau diperkenalkan dengan Zaid bin Thabit, anak lelaki berusia sebelas tahun yang telah menghafal sebanyak enam belas Sarah Al-Qur'an.
  • Barra menjelaskan bahwa ia sudah mengenal seluruh Sarah al-Mufassal (al-Mufassal terdiri dari Sarah al-Qaf hingga akhir seluruh Al-Qur'an) sebelum Nabi Muhammad sampai ke Madinah.

Akar utama ajaran Al-Qur'an berkembang ke berbagai masjid di mana melalui dinding temboknya bergema suara AI-Qur'an yang dibacakan sebelum Nabi Muhammad menetap di Madinah. Menurut al-Waqidi, masjid pertama yang diberkahi bacaan Al-Qur'an adalah masjid bani Zuraiq

3. Periode Madinah
i. Nabi Muhammad Sebagai Maha Guru Al-Qur'an
 
  • Begitu sampai di Madinah, Nabi Muhammad membuat Suffa di dalam masjid yang berfungsi sebagai tempat belajar pemberantasan buta huruf, dengan menyediakan makanan, dan tempat tinggal.
  • Lebih kurang sembilan ratus sahabat menerima tawaran tersebut. Saat Nabi Muhammad mengajarkan Al-Qur'an, yang lainnya seperti ‘Abdulah bin Sa`id bin al-'As, `Ubada bin as-Samit, dan Ubay bin Ka'b mengajar­kan dasar-dasar penting membaca and menulis.
  • Ibn ‘Umar sekali memberi pujian, "Nabi Muhammad membaca pada kita dan jika beliau membaca ayat sajadah yang menyuruh bersujud, beliau mengucapkan Allahu Akbar lalu sujud.
  • Banyak di antara para sahabat menjelaskan bahwa Nabi Muhammad membaca surah seperti itu kepada mereka secara pribadi termasuk orang­orang terkemuka, seperti Ubayy bin Ka'b, ‘Abdullah bin Salam, Hisham bin Hakim, 'Umar bin Khattab, dan Ibn Mas'ud.45
  • Beberapa utusan sampai ke Madinah dari luar daerah dan diberikan pada orang setempat untuk memberi perlindungan bukan saja di bidang pangan dan penginapan, melainkan juga dalam hal pendidikan. Nabi Muhammad bertanya pada mereka guna mengetahui tingkat pelajaran mereka.
  • Setiap diberi wahyu, Nabi Muhammad cepat-cepat membacakan ayat yang baru beliau terima kepada semua sahabat dan kemudian membacakan kepada para wanita dalam pertemuan terpisah. 
  • ‘Uthman bin Abi al-'As selalu ingin belajar Al-Qur'an dengan Nabi Muhammad dan jika tidak menemuinya, beliau mendatangi rumah Abu Bakr.

Sumber : The History Al Qur’anic text, Prof.Dr. M.M. Al-A’zami


Senin, 02 Januari 2012

Al Qur’an Menegur Ku


Waktu engkau masih kanak-kanak sampai remaja, kau laksana kawan sejatiku.
Dengan wudu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci.
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari isi dan tafsirnya
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras disetiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesraaaaa sekali !!.
Sekarang engkau telah dewasa… !
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah…
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu.
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja? ?
padahal dulu kau selalu menyisihkan waktumu untuk membacaku,  metafakuri dan mentaddaburi, serta semangat dalam mengajarkannya kepada anak-anak yang ada dilingkungan mu…..
sudakah kau lupa sabda junjungan Nabi mu Shalallahu ‘alihi wasallam :
“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya” (Hr. Bukhari)
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya.
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan.
Kini … aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian.
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu…pagi-pagi…surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman.
Sore harinya aku kau hafalakan  di dalam ingatan mu…..
Sekarang… pagi-pagi sambil minum kopi…engkau baca Koran pagi, lihat status fb  atau nonton berita TV.
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia.
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan… !!!
Waktu berangkat beraktivitas pun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi.
Sepanjang perjalanan hp-mu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu.
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku.
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu.
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun.
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu.
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku ….
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV.
Menonton pertandingan Sepak bola , lawak  atau Film laga.
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk.
Hanya sekedar membaca berita dan gambar sampah.
Waktupun cepat berlalu…aku menjadi semakin kusam dalam lemari.
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu.
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali.
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu.
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan?

Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba.
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhan-Nya.
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu…
Setiap saat berlalu… kuranglah jatah umurmu…
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.!!!
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati…
Di kuburmu nanti….
Aku akan datang sebagai seorang yang gagah.
Yang akan membantu engkau membela diri.
Bukan koran dan tulisan manusia yang engkau baca yang akan membantumu.
Tapi Akulah “Qur’an” kitab sucimu.
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.
Peganglah aku lagi …. bacalah kembali aku setiap hari.
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci.
Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui.
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu…


Ma’afkan aku yang telah futur sejauh ini,  melupakan mu dan mengingat isi mu dalam benak dan fikiranku…………….  

Muhasabah diri



Jalan kau telah berdebu
Kusam di penuhi daki-daki hitam
Lesu penuh sampah masyarakat
Membawa tiang gantungan bagi  pembosan hidup
Jalan alangkah congkaknya engkau
Setalah kutahu aku tersesat
Usirlah aku jalan, jangalah engaku dekap aku
Dalam pasir yang membisik kepalsuan
Hidup takkan selamanya
Kematian pun akan pasti tiba
Hanya  satu antara dua
Surga ataukah neraka
Yaa Allah, yaa Rabbi ampunilah dosa ku
Bagaimanakah nantinya  ketika berhadapan dengan-Mu
Sudihkah Engkau menerima hamba-Mu yang hina ini
Ya Allah, Engkaulah yang Maha Pengampun
Seandainya dihitung amalan ku
Belum pasti dapat ku hampiri gerbang  Syurga-Mu
yaa  Allah hindari kami dari siksa-Mu…………….

Minggu, 01 Januari 2012

Hembusan Sunyi

Dalam pilar-pilar panjang
Terbagi memasuki gerbang para dewa
Melapisi lingkar awan
Begitu malam membawa aku sunyi
Janjiku padamu adalah sunyi
Bincangku padamu adalah sunyi
Setelah terhitung sekian hati yang manja
Lidahku kelu
Ratapku padamu adalah padamu sunyi
Impianku padamu adalah sunyi
Selimuti aku dengan khayal yang tercipta
Membungbung melintasi pasir kali redup
Menyeberangi bintang lembah
Mengungkap rangkulan diri
Kejadian di penuhi penyesalan jari
kapan akau akan kembali padamu
Nilai sebuah danau telah terlukis wajahmu

                                                                                                     
                                                                 Karya Muhammad Kamal